Dapatkan Panduan CD 200 hal, 1 VCD "REVOLUSI RUMAH" tg KIAT DIRIKAN PENERBITAN BUKU DI RUMAH & KIAT MENULIS 24 BUKU DALAM 12 BULAN. Invst.Rp. 999.900. Diskon Rp. 800.000,- jk BAYAR tg. 1 s/d 15. Transfer tgl 16 s/d 31, investasi tetap Rp. 999.900,- Hub. 0813.1043.3010 Garansi :DIPANDU SECARA PRIBADI SAMPAI PUNYA PENERBITAN SENDIRI e mail Yuditobat61@gmail.com hp. 0813.1043.3010 TRANSFER : BANK SYARIAH MANDIRI CAB. CIPUTAT NOREK. 00400.607.30 klik: bukumilyarder.blogspot.com

Selasa, 25 November 2008

KEKELIRUAN TERBESAR YANG SERING DILUPAKAN CALON MILYARDER (Karya ke-8)

By Yudi Pramuko,only in Indonesia (Kamis, 20 Nopember 2008)

Klik : www.bukumilyarder.blogspot.com
Klik : www.yudipram.blogspot.com


“Kemana Tsa’bah?”
“Bisnis ya Rasulullah. Kambingnya makin banyak, di tepi perbatasan kota,” jawab para sahabat.
Rasulullah semakin tercenung.
Ya, wajar sekali Nabi tertegun sekarang. Dahulu, Tsa’labah selalu berada di shaft pertama shalat berjamaah. Persisi di belakang Nabi. Dia, lelaki miskin itu selalu setia dan rajin sholat lima waktu, di awal waktu. Dia satu shaft bersama Abu Bakar, Umar,Ali, Usman dan di supermilyader Abdurrahman bin Auf serta sahabat terkemuka lainnya.
Oh, alangkah bahagianya hidup sejaman dengan Rasullullah. Melihat Rasulullah tersenyum, bersentuhan langsung dengan beliau, menyauk ilmu dari telaga yang paling bening secara langsung, alangkah beruntungnya dapat bercakap-cakap dengan Rasulullah.
Namun, terusik jiwa Tsa’labah. Ia ingin lekas kaya raya, bergelimbang harta benda duniawi.
Suatu hari, usai sholat berjamaah, dengan dada berdebar-debar Tsa’labah memberanikan diri, mendekati Rasulullah.
“Wahai Rasulullah, doakan saya jadi orang kaya raya,”
“Oh, engkau Tsa’labah. Engkau orang yang selalu sholat berjamaah di shaft pertama di awal waktu…cukuplah dengan keadaanmu sekarang…” jawab Rasulullah sambil tersenyum.
Sang Utusan Tuhan memiliki firasat yang amat tajam tentang jiwa sahabatnya yang satu ini, di masa depan.
Namun, selalu setiap berjumpa dengan Rasulullah, lelaki melarat itu ingin didoakan menjadi manusia sang milyader.
Dengan berat hati, doa dipanjatkan Nabi ke langit. Untuk Tsa’labah.
Angin padang pasir membumbung tinggi. Nasib berputar. Awalnya, hilanglah sholat jamaah. Satu waktu. Lalu, jamaah lohor hilang pula. Ashar tiba.
“Kemana sahabat kita, Tsa’labah?”
“Bisnis wahai Nabi, kami dengar kambingnya berkembang biak. Dia sibuk…” sahut para sahabat.
Tsa’labah kian asyik dengan wirausaha yang sangat manis, namum berbahaya itu.
Hari Jumat pun tibalah. Rasulullah mengedarkan pandangan ke sekeliling masjid Nabawi di Madinah. Kemana Tsa’labah?
Oh, dia tidak menegakkan sholat Jumat karena urusan bisnis ternak kambingnya.
Kabar gembira akhirnya tiba juga. Penduduk Madinah merata telah tahu, lelaki yang dahulu berpakaian compang camping, miskin dan selalu sholat berjamaah di belakang Nabi Muhammad kini datang, berjalan gagah perkasa dengan pundi-pundi dinar emas, hendak membayar zakat kepada Nabi.
Sayang, Nabi menolak zakat perniagaan yang diserahkan Tsa’labah. Dia menangis sejadi-jadinya. Dia menangis tersedu-sedu. Senyumnya yang terkembang karena dikira mendapatkan perlakuan istimewa dari Nabi, kini Tsa’labah hancur hatinya. Ia ingin tobat. Namun tobat Tsala’bah tidak diterima.
Setelah Rasulullah wafat, lelaki milyader karena usaha kerasnya dalam bisnis berusaha membujuk khalifah Abu Bakar. Ia ingin membayar seluruh zakat yang dahulu ditolak Rasullah. Abu Bakar bukan lelaki bodoh. Dengan halus dan tegas Abu Bakar menolaknya.
“Wahai Tsa’labah, bagaimana aku bisa menolak zakat yang Rasulullah sendiri menolaknya?!”
Kembali Tsa’labah menangis. Tersedu-sedu.
Setelah dua tahun memerintah Abu Bakar wafat. Umar bin Khatab naik jadi khalifah. Kembali Tsa’labah merengek-rengek, agar khafilah menerima zakatnya.
Umar bukan orang bodoh. Umar, lelaki yang paling disiplin dan setia dalam membela Islam. Dengan kontan Umar menolak.
“Nabi saja menolak zakatmu. Masa aku akan menerimanya!!!”
Sang milyader kini limbung. Akhirnya, ia mati dalam penyesalan mendalam. Tobatnya tak diterima sampai dia mati.
Bisnis adalah pendakian terjal dan berbahaya, bagi orang-orang yang melalaikan sholat berjamaah di awal waktu dan di shaft pertama.
Ya, Tsa’labah bukanlah maha milyader Abdurrahman bin Auf, yang dengan yakin menyedekahkan 30 ribu ekor kuda untuk jihad fi sabilillah.
Dia, bukan Umar yang menyerahkan 50 % hartanya untuk jihad fisabilillah.
Tsa’labah bukanlah Abu Bakar yang menyerahkan 100 % hartanya untuk jihad fi sabilillah.
‘Apa yang engkau tinggalkan untuk keluargamu, wahai Abu Bakar?” tanya Rasulullah.
“Untuk keluargaku, telah kutinggalkan Allah dan Rasul-Nya.”
Padahal Tsa’labah, Umar, Abu Bakar dan Abdurrahman bin Auf, adalah hidup sejaman dengan Rasulllah.
Bedanya, ada 10 sahabat, para milyader yang dijamin masuk surga, kecuali Tsa’labah. Dialah, milyader yang malang.

“Bertasbihlah kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan petang,laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak pula oleh jual beli dari mengingati Allah, dan dari mendirikan sholat, dan dari membayar zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang di hari itu hati dan dan penglihatan terguncang. Mereka mengerjakan yang demikian itu supaya Allah memberi balasan kepada mereka (dengan balasan) yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan, dan supaya Allah menambah karunia-Nya kepada mereka. Dan Allah memberi rezki kepada siapa yang dikehendaki-Nya TANPA BATAS.

Dari kisah historis di atas, ada 3 kekeliruan terbesar yang sering dilupakan oleh calon milyarder.

1. Anda ingin lekas kaya raya secara meluap-luap, dengan tidak mempertimbangkan nilai luhur lainnya. Dengan ambisi ingin kaya raya, karena sebelumnya amat miskin hidupnya, anda lalu kehilangan orientasi, bagaimana cara merengkuh kekayaan itu dan untuk apa kekayaan digunakan.


2. Anda mengurbankan diri sendiri demi gelora bisnis, dengan meninggalkan orang-orang sholeh yang hidup sejaman dengan anda. Tsa’labah, karena ambisi bisnisnya yang tak kenal waktu, ia menjauh dari nasehat-nasehat Rasulullah, menjauh dari Abu Bakar, Umar dan orang sholeh lainnya di masa hidupnya.


3. Anda meninggalkan sholat berjamaah di mesjid di awal waktu. Awalnya, Tsa’labah selalu sholat berjamaah lima waktu di mesjid di belakang Rasulullah SAW, berada di shaft pertama bersama Abu Bakar, Umar, Tholhah, Abdurrahman bin Auf dan lainnya. Akhirnya, karena diseret oleh ambisi bisnis, ia hancur di dunia dan di akhirat.

Itulah tiga kekeliruan terbesar yang sering dilupakan oleh calon milyarder.
Semoga anda, dan saya termasuk milyarder yang selamat di dunia, selamat di akhirat dengan cara menghindarkan tiga kekeliruan Tsa’labah, sang milyarder malang.*

Ingin Kiat Praktis Dirikan Wirausaha Penerbitan Buku di Rumah dan Kiat Menulis Buku dengan Kecepatan Cahaya?

Klik : www.bukumilyarder.blogspot.com
Klik : www.yudipram.blogspot.com

STRATEGI JITU MENARIK PENGUNJUNG AGAR SUKSES DUNIA DAN AKHIRAT (Karya ke-7)

STRATEGI JITU MENARIK PENGUNJUNG AGAR SUKSES DUNIA DAN AKHIRAT (Karya ke-7)

By Yudi Pramuko,only in Indonesia (Kamis, 20 Nopember 2008)

Klik : www.bukumilyarder.blogspot.com
Klik : www.yudipram.blogspot.com

Untuk apa anda menjual informasi di dunia maya? Ada banyak motif. Orang berbuat didorong motif, kehendak, keinginan, cita-cita dan impian. Salah satu motif anda menjual informasi digital adalah membuka jalan yang tadinya tetutup. Sehingga orang tersenyum kembali setelah mendapat tekanan hidup yang berat.

Atau, anda didorong untuk melakukan pencerahan. Membuka wawasan sehingga pengunjung terbuka betapa luasnya peluang dan kesempatan selama masih hidup bernapas di atas dunia. Anda juga dapat mengingatkan orang agar selamat di dunia sampai negeri akhirat.

Kalau begitu, motif mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya bukanlah satu-satunya motif terbesar orang menjual informasi digital melalui internet, melalui Sistem Mesin Uang Otomatis (SMUO).

Di negeri akhirat, ada empat hal SOAL yang setiap pengunjung internet harus berhasil menjawabnya. Ke empat hal itu adalah mengenai badan atau tubuh, usia, ilmu pengetahuan dan harta. Supaya mudah mengingatnya, singkatlah menjadi BUIH (Badan, Umur, Ilmu dan Harta).

Ada strategi jitu menjaring pengunjung agar mereka sukses di dunia dan di akhirat. Sukses menjawab ke empat hal itu.

1. BADAN
Perhatikan badan anda. Tubuh apa digunakan selama hidup anda di dunia. Supaya selamat lima belas menit sebelum azan lohor, misalnya, keluarkan badan anda dari warnet, dari depan layar computer. Lalu songsonglah suasan azan. Langkahkan kaki anda ke mesjid untuk sholat wajib berjamaan di mesjid. Anda lihat sendiri, di warung internet, lelaki dan perempuan berjilban tidak memperhatikan hak tubuh mereka untuk menyembah kepada Allah. Anda lihat, mereka asik berselancar di dunia maya. Mereka terbenam dengan game online, dan segala permainan dunia sambil tertawa-tawa. Mereka sholat di akhir waktu. Bahkan tidak sholat sama sekali.

Allah akan bertanya di akhirat tentang tubuh anda, untuk anda gunakan. Badan adalah titipan Tuhan, yang akan ditarik-Nya kembali. Anda harus bisa menjawab pertanyaan Tuhan.

2. UMUR
Perhatikan dengan detik-detik umur anda. Umur anda untuk apa anda habiskan. Habiskan umur anda untuk menyebarkan informasi yang berguna di blog dan web anda. Jangan anda menyebarkan sampah informasi. Itu berarti anda menyia-nyiakan umur anda sendiri.

Gunakan umur anda untuk menyerap informasi digital yang demikian kaya, untuk pengembangkan ilmu dan kepribadian anda. Hindari menghabiskan umur anda untuk mengunduh informasi batil, gambar busuk, porno. Manfaatkan umur anda untuk merenungi kekuasaan Allah, melalui internet. Betapa Allah Swt, menganugerahkan ilmu-Nya yang masih secuil, sehingga orang di seluruh dunia bisa terhubung dengan cepat melalui jaringan maya! Gunakan umur anda untuk melihat, menyerap informasi yang hak, benar, dan bermanfaat saja. Agar umur anda yang ringkas itu menjadi barokah!

3. ILMU
Perhatikan ilmu yang dititipkan oleh Allah kepada anda. Kelak ditanya, untuk apa ilmu yang anda miliki anda gunakan. Apakah ilmu itu anda simpan sendiri. Karena ilmu itu merasa anda yang mengusahakannya lalu anda sembunyikan?

Ataukah ilmu yang dipinjamkan oleh Allah itu anda sebarkan ? Sehingga banyak orang turut tercerahkan dan mengambil manfaat yang besar dari ilmu anda itu?

Ingatlah semua ilmu pengetahuan, termasuk seluk beluk mengenai Sistem Mesin Uang Otomatis (SMU) dan berbagai Software komputer, semuanya titipan dari Allah. Anda akan dimintai pertanggungjawabannya oleh Allah kelak.

Ada kisah nyata.
Seorang pemuda Indonesia, studi dengan keras siang malam di universitas terbaik di Amerika. Akhirnya, ia berhasil meraih gelar Doktor, setelah belajar hampir tujuh tahun. Pulanglah sang Doktor ke Indonesia.

Dengan ijin Allah, sang Doktor kehilangan seluruh ingatannya, karena suatu penyakit yang seluruh dokter angkat tangan. Sang Doktor menjadi linglung. Semua memorinya lenyap dalam sekejap. Keluarga besarnya, tak berdaya. Kerja keras Sang Doktor muda itu belajar bertahun-tahun di Amerika sirna bagai debu berterbangan.

Allah menarik kembali ilmu-Nya yang telah dititipkan sementara kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya.

Berhati-hatilah dengan barang titipan Allah itu.

4. HARTA
Perhatikan harta, emas, dinar, dirham dan jumlah saldo yang anda kumpul-kumpulkan.
Jika, badan, umur dan ilmu hanya diajukan SATU pertanyaan oleh Allah, yakni UNTUK APA DIGUNAKAN, maka khusus harta pertanyaan di akhirat ada DUA.

Pertama, DARI MANA harta itu anda peroleh? Usahakan harta yang ada dapatkan dari cara yang halal. Pakailah transaksi modern dengan bank syariah. Karena, fatwa majelis ulama Indonesia menegaskan bunga bank konvensional adalah HARAM hukumnya. Tutuplah rekening bank konvensional anda mulai hari ini, saat anda membaca tulisan saya ini. Dengan bank syariah, semoga Allah memberkahi bisnis online anda.


Pastikan untuk bisnis online dengan sistem SMUO anda menggunakan bank syariah. Meski market share bank syariah di Indonesia kurang dari 2 (dua) persen, dibandingkan dengan perbankan konvensional, supaya anda selama di dunia dan selamat di akhirat, pastikan anda memakai rekening bank syariah untuk transaksi bisnis online anda. Pastikan ada berbisnis dengan permainan yang aman (Safety Player).

Kalau anda bermain di ‘Grey Area” (bank konvensional), anda bertanggungjawab dan menjawab SENDIRIAN di akhirat, saat ditanya DARI MANA harta yang anda peroleh.

Kedua, UNTUK APA harta itu anda gunakan.
Pastikan harta yang anda peroleh dengan cara dan teknik yang halal itu, anda gunakan untuk perkara yang berguna di jalan Allah. Jika anda gunakan untuk memuaskan nafsu, atau di jalan kebatilan, maka anda dipastikan mengalami kesulitan besar di akhirat.

Harta yang anda usahakan dengan susah payah itu hakikatnya adalah milik Allah. Bukan milik anda. Anda hanya dipinjami sejenak oleh Allah. Sang Pemilik harta itu kelak akan bertanya, untuk apa saja harta yang telah dipinjamkannya itu kepada anda. Bagaimana cara anda mengelola harta halal itu, semua ada perhitungannya.
Milyaran uang anda adalah setitik debu saja dibandkan kekayaan Allah meliputi alam semesta yang terus berkekembang.

Jika harta anda haram, anda akan diazab (disiksa). Jika harta itu halal anda akan dihisab (dimintai pertanggung jawaba oleh Allah). Baik halam maupun haram, anda akan dipaksa untuk menjelaskannya secara jernih dan argumentatif di depan Tuhan!

Itulah strategi jitu menarik pengunjung agar mereka tidak tersesat di samudera maya. Lalu, kehilangan orientasi hidup, kehilangan makna hidup, serta kehilangan persiapan dan modal menghadapi empat pertanyaan di negeri akhirat.

Nabi Muhammad SAW menasehatkan, ada empat pertanyaan yang harus dijawab oleh setiap manusia, sebelum mereka bergerak dari tempatnya. Yakni, untuk apa badan, umur dan ilmu digunakan, serta dari mana harta didapatkan dan untuk apa harta itu didistribusikan.

Pastikan anda mengembangkan strategi itu untuk menarik pengunjuang diblog dan web anda. Agar anda dan pengunjuang selama di dunia dan di akhirat.




Ingin Kiat Praktis Dirikan Wirausaha Penerbitan Buku di Rumah dan Kiat Menulis Buku dengan Kecepatan Cahaya?
Klik : www.bukumilyarder.blogspot.com
Klik : www.yudipram.blogspot.com

13 Hari yang Panjang Belajar SMUO (Karya ke-6)

13 Hari yang Panjang Belajar SMUO (Karya ke-6)

By Yudi Pramuko,only in Indonesia (Rabu, 19 Nopember 2008)

bukumilyarder.blogspot.com &
yudipram. blogspot.com

Jumat 7, Nopember 08

Belajar cara bikin blogspot ke teman ustad Roni Akbar di di Depok, baru setengah jam warnet bermasalah, pulang ke Parung, biaya warnet Rp. 2.000,- Yah, baru juga satu langkah!
Makan siang berdua ustad Roni Akbar di warteg, Rp. 20.000,-

Beli tiga buku tentang Komputer di Gramedia Depok
1. Meningkatkan Finansial dgn Blogspot (Ridwan Sanjaya) Rp.. 33.800,-
2. Internet Cash Machine (Alex Iskandar) Rp. 24.800,-
3. 101 Trik dan Tips Blogspot (Dominikus Juju) Rp. 33.000,-
Ongkos Parung-Depok, pp, Rp. 20.000,-
Dengan SEMANGAT BESAR & BERKOBAR-KOBAR mencorat-coret ketiga buku dalam tiga hari tiga malam. Banyak istilah teknik. “Telan” saja, nanti lama-lama, dengan ijin Allah, ngerti juga. Alhamdulillah, ada bayangan kasar, apa itu blog dan gunanya untuk pengembangan dakwah dan bisnis di kurun modern, sebagai pelengkap dari setor ril dan sektor finansial. Internet marketing, sebuah alat (tools) yang bagus untuk ‘menyerang’ dan membangun kewirausahaan serta membangun peradaban modern yang Islami dan universal. Tidak terbatas, untuk cari uang!

Senin, 10 Nop. 08.
Ke warnet, belajar sendiri bikin dua buah blog,lebih dari 5 jam Rp. 18.000,- Hasilnya.
Bukumilyarder.blogspot.com dan yudipram. blogspot.com. Masih sangat berantakan. Alhamdulillah. Isi produk sudah tampail. Sederhana sekali. Alhamdulillah. Termasuk bikin dua email 1. bukumilyarder@gmail.com dan 2. yuditobat61@gmail.com Lumayan puyeng. Lieur, kata orang Sunda. Pusing!
Terus, di dekat mesjid Parung, habis sholat lohor berjamaan ( dari jam delapan sudah di warnet) saya beli lontong 3 tambah bakwan tiga, (wah, nikmaa…ttt), lapaa…rrr Rp. 3.000,- Di warnet…makan sendiri! Sedaaa…pppp!!
Rencananya, Bukumilyarder.blogspot.com untuk JUALAN/IKLAN PRODUK dan yudipram. blogspot.com untuk menyerang dunia maya dengan ide-ide, gagasan, konsep, pengalaman hidup, , semua ditulis dan dapat dicopi gratis sebagai bentuk amal jariah/ al sholeh, dll, dan supaya pengunjung dapat ditarik mampir ke bukumilyarder.blogspot.com. Yah, ngikut Pak Joko Susilo.
Saya sudah menulis dua komentar di Jokosusilo. com

Selasa 11 Nop. 08.
Ke internet lagi, memperbaiki teks/produk iklan Kiat Dirikan Wirausaha Penerbitan Buku di RUMAH dan Kiat Menulis Buku dengan Kecepatan Cahaya.
Alhamdulillah, ada satu pengunjung pertama, Satriyo Yudiarto. Syukron! Di warnet habis Rp. 25.000,-. Lima jam lebih!

Senin 17 Nop. 08,
Pagi hari, dari Parung saya ke Ciputat, transfer ke formulabisnis.com di Semarang Rp. 200.000,-
Ke warnet lagi Rp. Rp. 11.000,-.
Pertama kali beli Flash Dish merek NEXUS Rp. 80.000,- Terus mengopi semua tulisan di Jokosusilo.com. Saya pelajari. Sebagian diprint di rumah. Dicorat-coret, pakai pulpen merah, saya tandai mana yang harus diulang-ulang, sampai paham.

Selasa, 18 Nop. 09, belajar 2 jam ke teman, ustad Roni Akbar di Depok, cara memposting artikel, di Warnet. Rp. 8.000,
malam siang berdua di wartegRp. 20.000,
Ongkos ke Parung-Depok, pp,Rp. 20.000,-

Rabu, 19 N0p. 08, memasukkan 5 artikel, artikel, dan belajar otodidak, memasukkan foto saya sendiri, Yudi Pramuko saat usia 4 tahun, di warnet 4 jam lebih Rp. 20.000,- Makan, lontong 2 bakwan (nikmaa….ttt) Rp.2.000,-
Oh data, sudah disiapan dari rumah! Sekarang, saya bawa flash dish!
Isinya lima artikel baru, dibuat dua hari, beberap hari sebelumnya. Mengikuti gaya Jokosusilo.com.
Plus foto-foto, diubah dulu ke dari format Tif ke JPEG, supaya bisa diupload di blog.
Terus cawe-cawe, memasarkan diri di Jokosusilo.com. Ngasih tahu, dan mampirlah di
bukumilyarder.blogspot.com &
yudipram. blogspot.com

Siapa tahu, jualan saya “Training Quantum’ bisa nyangkut. Investasinya Cuma Rp. 999.900.- tapi didiskont Rp. 800.000,- jika yang berminat membayar tanggal 1-15 setiap bulannya. Jadi cukup transfer Rp. 199.900,- untuk dua modul (200 halaman) 1. Kiat Dirikan Wirausaha Penerbitan Buku di Rumah dan 2. Kiat Menulis Buku dengan 4 Metode yang Teruji di Lapangan. Selain modul, peminat mendapat 1 buah VCD REVOLUSI RUMAH, durasi 30 menit dengan nara sumber saya sendiri, di dalamnya!
Yang pesan, dikirimi modul CD dan VCD (masih untuk sementara) memakai jasa pos kilat khusus. “Mulailah dengan apa yang ada karena yang ada itu lebih dari cukup untuk memulai pekerjaan”.
Training Quantum jarak jauh ini, sejauh ini telah berhasil menumbuhkan lebih dari 150 penerbit di lebih dari 50 kota.

Hari ini, saya gagal mengambil e-bookforbis. Karena, masih baru sama sekali. Tapi, esok saya yakin, bisa mengunduh bahan ebook senilai Rp. 200.000,- itu.
Tapi, ngomong-ngomong, besok, insya Allah, saya tidak ke warnet lagi. Kenapa?
Uang saya, habis!
Tak terasa, total uang untuk investasi belajar internet marketing.
TOTAL Rp. 549.800
(lima ratus empat puluh sembilan ribu delapan ratus rupiah), dengan rincian sbb.
Jumat 7, Nopember 08
1.Ke warnet Rp. 2.000,-
2.Makan siang berdua ustad Roni Akbar di warteg, Rp. 20.000,-
3.Beli tiga buku Rp. 100.600,-
4. Ongkos Parung-Depok, pp, Rp. 20.000,-

Senin, 10 Nop. 08.

1.Ke warnet, Rp. 18.000,-
2. Beli lontong dan bakwan 6 biji Rp. 3.000,-


Selasa 11 Nop. 08.
1.Ke internet Rp. 25.000,-.

Senin 17 Nop. 08,
1.Transfer ke formulabisnis.com ke Semarang Rp. 200.000,-
2.Ke warnet lagi Rp. Rp. 11.000,-.
3.Beli Flash Dish merek NEXUS Rp. 80.000,-

Selasa, 18 Nop. 09,
1.Warnet. Rp. 8.000,
2. Malam siang berdua di warteg Rp. 20.000,
3. Ongkos ke Parung-Depok, pp,Rp. 20.000,-

Rabu, 19 N0p. 08,
1. warnet 4 jam lebih Rp. 20.000,-
2. Makan, lontong 2 bakwan (nikmaa….ttt) Rp.2.000,-

Kesimpulan.
1. Alhamdulillah, kemajuan belajar berkembang secara bertahap. Ini, investasi, dan insya Allah ilmu internet marketing semakin berkembang.
2. Dana, tak bisa dipungkiri, terbatas, meski semangat masih berkobar-kobar. Dana itu, dari pinjaman dari kakakku, lewat ibuku yang dalam balutan senja 74 tahun. Aku tidak meminta. Saya berjanji akan mengembalikan semua pinjaman itu, jika internet marketing membuahkan hasil. Yang jelas, aku harus mencari pinjaman lagi. Semoga Allah memberikan yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya yang selalu ingin bertobat dan memperbaiki diri, melalui dakwah dan bisnis. Amin.
3. Ebook formula bisnis, belum bisa sama sekali saya ambil dari formulabisnis.com Namun, demikian, semoga Allah SWT masih mengugerahkan umur panjang padaku, agar aku bisa beramal jariah melalui SMUO.*


Ingin Kiat Praktis Dirikan Wirausaha Penerbitan Buku di Rumah dan Kiat Menulis Buku dengan Kecepatan Cahaya?
Klik : www.bukumilyarder.blogspot.com
Klik : www.yudipram.blogspot.com

Selasa, 18 November 2008

Mengungkap 5 Metode Rahasia Besar agar Anda dapat Menjadi Penulis Buku Produktif (Karya ke 5)

By Yudi Pramuko ( Sabtu 15 Nopember 2008)
Banyak orang ingin menulis buku yang banyak. Mereka ingin dikenal penulis buku produktif. Ini dibuktikan dengan buku ciptaannya, puluhan jumlahnya. Namun, sedikit yang berhasil mewujudkannya.

Mengapa? Letaknya, ada pada metode menulis yang berbeda. Keinginan saja tidak cukup. Keingian menjadi penulis produktif haruslah diiringi dengan metode yang tepat. Metode yang kurang lebih akan membawa anda kepada keputusasaan. Anda ingin tiba di Surabaya, dari Jakarta. Namun, anda naik bus ke arah Sumatera, maka anda tidak mencapai apa yang anda inginkan.

Tapi, jangan kuatir. Saya menunjukkan kepada anda metode yang tepat sehingga membuat anda menjadi pengarang buku yang produktif.

1.METODE SILAEN

Doktor Silaen, dosen saya dulu. Pak Silaen, lulusan Murdoch University, universitas terkemuka di Australia. Ia sudah menulis buku disertasinya yang SANGAT tebal. Mengapa Silaen berhasil menulis buku yang tebal, di tengah waktu dan biaya kuliah yang terbatas?
Inilah rahasia metodenya.”Tulislah dari mana saja. Ada data, tulis data dulu. Tulis bab tiga dulu, atau bab dua dulu. Menulis pertengahan bab juga tidak mengapa. Yang penting, anda mulai menulis dari mana saja, supaya karya kita lekas jadi buku,” kata Silaen.

Ia menyarankan, jika macet, tulis yang bisa dulu. Tulislah outline (kerangka karangan dulu), misalnya. Dan katanya, jangan menganggap out line atau judul buku itu sudah pasti. Suatu saat bisa diubah.

Pokoknya, tulis dulu. Tulisan dapat disempurkankan kemudian. Susunan bab buku juga dapat diutak-atik kemudian. Pendeknya, jangan buang terlalu banyak waktu di dalam keragu-raguanya. Langsung saja menulis dengan cara yang mungkin dilakukan, meskipun teknik itu tidak lazim menurut orang lain.

Dengan metode “Tulislah dari mana saja yang anda bisa,” maka anda dapat menyelesaikan buku lebih cepat daripada orang lain yang tidak memiliki metode menulis sama sekali.


2.METODE HAMKA

Anda dapat menyerap dan mempraktikkan metode HAMKA. Dengan metode yang khas inilah, HAMKA berhasil melahirkan lebih dari seratus lima belas judul buku sepanjang hidupnya, yang 73 tahun ( 1908-1981).

“Menulislah dengan ilham,” itulah metode HAMKA. Hamka tidak menanti datangnya ilham, lalu baru menulis buku. Tidak. Hamka menanti datangnya ilham sambil tangannya terus menerus mengetik di depan mesik tik. Ia tidak berhenti mengetik. Dengan cara terus menerus bekerja, dan mengetik itulah HAMKA mendapatkan ilham. Tak heran, ia menjadi pengarang yang sangat produktif dibandingkan semua ulama, kiai, dan ustad yang hidup sejaman dengannya.

3.METODE NATSIR

“Mulailah dari apa yang ada karena yang ada itu lebih dari cukup untuk memulai pekerjaan,” ingat Mohammad Natsir (1908-1981), Pahlawan Nasional yang pernah menjadi Perdana Menteri pertama NKRI pada 1950-1951.

Untuk menulis buku supaya produktif, jangan mengharapkan yang jauh. Modal yang dekat sudah cukup tersedia. Ada napas, umur, ada udara yang mengalir. Cukup tersedia sinar matahari. Ilmu yang sudah ada. Semua itu lebih dari cukup untuk memulai praktik menulis. Anda hendaknya tidak mencari yang tidak ada. Karena yang ada di dalam diri kita, juga di sekitar itu, semuanya adalah permulaan yang banyak sekali, lebih dari cukup untuk menjadi penulis produktif.

Ada orang menyiapkan segala syarat dan rukun untuk menulis buku selengkap mungkin, maka orang itu dipastikan tidak dapat menulis buku sebuah pun. Karena, ia akan selalu merasa persiapannya belum lengkap dan sempurna. Untuk menjadi penulis buku yang subur, cukuplah menggunakan apa yang telah ada untuk bekerja menciptakan buku-buku baru. Kesempurnaan karya dilakukan sambil jalan saja.

4.METODE PRAM

Anda dapat menggunakan metode Pram dengan menggunakan dua pendekatan. Pertama, tulislah satu lembar satu hari, tujuh hari dalam seminggu, atau 31 hari dalam sebulan atau 365 hari dalam setahun. Anda jangan berdiri sebelum menghasilkan tulisan sebanyak 1 lembar sehari. Berapa pun waktu yang ada pakai, tak soal.

Yang penting anda setiap hari memproduksi 1 halaman sehari. Dengan pendekatan jumlah halaman ini ada menghasilkan 30 lembar sebulan. Ini berarti satu buku tipis. Dalam setahun anda memproduksi 12 buku asal anda konsisten memproduksi 1 halaman sehari. Jika target 2 halaman sehari, maka anda menghasilkan 24 setahun.

Pendekatan kedua, berdasarkan waktu. Habiskan waktu, misalnya, duduk mengetik 60 menit sehari semalam. Anda tidak diperkenankan berdiri sebelum menghabiskan 60 menit, berapa pun jumlah halaman yang anda hasilkan. Yang paling penting anda mendisiplinkan diri untuk menulis buku selama 60 menit sehari sepanjang tahun. Dengan cara ini anda menjadi orang yang sangat sedikit dibandingkan jutaan orang lain di Indonesia. Anda menjadi pengarang buku yang sangat subur.

Dengan kata lain, metode Pram ( Yudi Pramuko) anda dipaksa untuk menjadi penulis yang sangat produktif, meski pun anda hanya menghasilkan satu halaman sehari, atau anda hanya menginvestasikan 60 menit sehari.

Rahasia produktivitas terletak pada kedisiplinan anda menulis buku tujuh hari dalam seminggi sepanjang tahun, sebagaimana anda makan tiga kali sehari sepanjang tahun, tidak pernah berhenti. Kalau makan saja, anda dapat praktikkan setiap hari dan sepanjang tahun, maka menulis buku juga dapat anda lakukan setiap hari sepanjang tahun, tidak istirahat.

5.METODE SI DUNGU

Supaya menjadi penulis buku produktif, anda dapat mempraktikkan metode ‘Si Dungu’. Menulislah apa yang anda tulis, asal dengan bahasa sopan dan halus. Apa pun komentar orang, anggaplah anda menjadi si dungu, yang tidak tidak pernah terpengaruh oleh banyaknya komentar dan membuat anda berhenti menulis. Si Dungu biasanya sukar sekali berubah setelah diberikan nasehat. Anda juga demikian. Pertahkankan kedisiplinan anda menulis, misalnya menulis 2 atau 10 halaman sehari. Jika dikritik orang lain, jangan goyah. Tetaplah pertahankan kebiasaan anda menulis dengan target yang anda tetapkan sendiri.

Bersikapkah seperti si Dungu, alias Si Bodoh yang sukar berubah. Dengan metode Si Dungu, anda, saya jamin, menjadi penulis buku yang produktif. Sedangkan, Si Pintar dan di Tukang Kritik biasanya hanya pandai mengomentari, dan tidak menghasilkan buku sebuah pun sepanjang hidup mereka.

Pesan saya, hiduplah seperti Si Dungu. Supaya anda dapat menghasilkan naskah buku yang berjilid-jilid.

Itulah lima buah metode yang membuat anda menjadi pengarang buku yang hebat, dan produktif.

klik : bukumilyarder.blogspot.com

Inilah 9 Penyebab Terbesar Kegagalan Anda Menulis Buku secara Produktif (Karya ke 4)

By Yudi Pramuko ( Jumat, 14 Nopember 2008)

klik : bukumilyarder.blogspot.com

Apakah anda berusia di atas 40 tahun? Apakah anda belum menulis buku sepanjang hidup anda? Atau anda sudah menulis sebuah buku dan tidak pernah menulis buku lagi?

Jangan khawatir. Saya akan meringkas pengalaman hidup saya yang (dahulu) menyebabkan saya tidak produktif dalam menulis buku. Dan akibatnya, lebih dari lima tahun umur saya kosong dari karya dalam bentuk buku. Setelah saya merenungkannya, saya meringkas ada sembilan penghalang terbesar yang membuat saya tidak menghasilkan buku sampai usia saya mencapai 39 tahun. Di umur itulah saya menghasilkan buku saya yang pertama, berjudul “ Yusril Ihza Mahendra’ Sang Bintang Cemerlang.”

Buku biografi itu tebalnya 200 halaman, dicetak 3 ribu buah, dan diluncurkan di perpustakaan Nasional, dihadiri 400 undangan dari berbagai ormas dan partai politik, termasuk para duta besar negara sahabat, Pakistan, Palestin, Malaysia, Iran dan Irak. Kini dalam 7 tahun saya menghasilkan lebih dari 50 naskah buku.

Ini dia 9 penyebab terbesar anda tidak dapat menulis buku yang produktif.

1. ANDA MERASA PINTAR

Jika anda merasa pintar maka sukar sekali anda menghasilkan buku. Ingatkan, jika anda merasa pandai di dunia ini, ingatlah dan yakinlah terdapat jutaan orang yang lebih pintar dari anda. Menulislah dengan cara orang biasa saja. Bukan orang yang merasa pintar. Tuliskan apa yang anda pikirkan dan anda rasakan. Menulislah buku dengan tingkat kebodohan tertentu. Jangan takut ditertawakan orang lain, saat mereka tahu karya anda. Kalau anda takut dinilai bodoh, maka anda tidak pernah menghasilkan sebuah buku pun. Saya yakin itu!

2.ANDA MELAKUKAN SPESIALISASI TERLALU PAGI

Anda ingin menjadi sangat ahli, di saat anda belum menulis buku sebuahpun. Anda ingin sekali dikenal sebagai seorang pakar dengan spesialisasi tertentu sejak awal. Ini menyebabkan beban kejiwaan yang berat, sebelum anda menulis sebuah bukupun. Akibatnya, anda merasa demikian berat menulis buku. Berat, karena pikiran dan pilihan anda yang keliru sejak awal. Anda ini menjadi orang yang sangat ahli dan menghasilkan karya yang sempurna di dalam buku yang pertama. Tulislah buku apa saja.

Misalnya, kumpulan cerita pendek, novel sederhana, buku sejarah, kumpulan catatan harian, cerita anak-anak, buku komik, kumpulan artikel, politik, budaya, ekonomi, sejarah, apa sata yang ingin anda tulis. Jangan melakukan spesialisasi terlalu dini. Jangan membatasi pada satu bidang saja.

3. ANDA INGIN KARYA ANDA SEMPURNA.

Ini mustahil. Tidak ada sebuah buku pun yang sempurna dari segala sisi. Ada saja kekurangannya, menurut pandanga orang lain. Semakin banyak orang menilai buku anda, akan semakin jelas, buku anda semakin nampak kekurangannya. Karya Hamka yang pertama, novel sederhana ‘Si Sabariyah’ ditertawakan sendiri oleh Hamka di kemudian hari. Yang paling penting, adalah kenyataan sebuah buku telah lahir, betapapun tidak sempurnanya buku itu, menurut anda sendiri maupun menurut orang lian.

4. INGIN MENCIPTAKAN KARYA BESAR

Sebagai penulis, anda ingin mewariskan karya besar kepada dunia. Inilah impian besar anda. Sementara anda sendiri, menghabiskan umur untuk melamun, karena terbelenggu oleh impian besar anda sendiri. Lalu, apa artinya impian besar jika justru melumpuhkan daya juang untuk menulis.

5.TIDAK BETAH DUDUK DI KURSI

Pengarang menulis buku dengan cara duduk. Anda harus sabar dan betah duduk ratusan jam jika ingin menjadi pengarang produktif. Tanpa betah duduk, anda tidak mungkin jadi pengarang buku yang produktif. Rahasia pengarang besar yang subur menghasilkan puluhan buku adalah ia betah dudul. Maaf, seni melekatkan pantat di kursi dengan sabar itulah yang membuat anda menjadi pengarang produktif.

6. TIDAK RAKUS MEMBACA

Anda tidak dapat menjadi pengarang buku yang subur jika anda malas menggali informasi dari berbagai sumber. Jika ingin produktif menulis buku, maka rahasianya bukan banyak menulis. Melainkan rakus mengamati apa saja. Rakus membaca apa saja! Supaya produktif menulis, anda lebih banyak membaca daripada menulis.

7. INGIN SEGALANYA TERSEDIA

Anda ingin semua bahan terkumpul dahulu, barulah anda mulai menulis buku. Anda ingin ruangan sejuk, anda baru menulis. Anda ingin suasana tenang, tidak berisik, tidak adan nyamuk, tidak ada kegaduhan baru anda bisa menulis buku dengan subur. Inilah penghalang terbesar yang anda ciptakan sendiri. Anda menuntut segala sempurna, tersedia sesuai keinginan anda barulah anda menulis buku.

Buku legendaris, Max Havelaar tercipta saat pengarangnya dalam kemiskinan dan penderitaan. Tetralogi “Bumi Manusia’ yang dahsyat itu karya Pramoedya Ananta Toer lahir di kamp konsentrasi, ketika pengarangnya dirampas kebebasannya, kerja paksa dan tanpa sebuah buku referensipun!

8. INGIN SEPERTI ORANG LAIN.

Karena ingin menjadi terkenal seperti pengarang buku yang telah sukses, anda lalu meniru. Awalnya, boleh saja terinspirasi oleh orang lain yang anda kagumi. Namun, kalau anda tidak lekas melepaskan diri dari bayang-bayang orang lain, yakinlah anda tidak akan menjadi apa-apa. Anda harus berani memisahkan diri dengan siapapun, dan menjadi diri sendiri.

Mengapa anda tidak berani menjadi diri sendiri? Ingin jadi orang lain! Inilah yang penghalang terbesar anda tidak produktif sama sekali. Tidak perlu bangga terhadap karya orang lain secara terus menerus, karena akan melumpuhkan semangat anda sendiri. Apalagi jika diingat, yang berkarya ada mereka, bukan anda! Lalu, buat apa kagum terhadap karya orang lain, sementara anda sendiri hanya jadi pengagum dan tidak berkarya secara mandiri!

9. TERPAKU PADA TEORI DAN TEKNIK MENGARANG

Inilah penghalang terbesar kebanyakan orang sehingga tidak pernah menulis buku. Praktik, langsung menulis, tanpa terpukau oleh teori dan teknik mengarang, itulah rahasianya anda menulis buku dengan produktif, tanpa anda duda sama sekali.

Teori dan teknik mengarang yang tertulis dalam buku-buku justru menipu anda. Buktinya, anda tidak semakin produktif. Justru anda semakin ragu untuk langsung menulis buku.

Temukan teori dan teknik serta gaya menulis buku ciptaan anda sendiri. Dengan cara inilah, anda menghancurkan penghalang terbesar yang selama ini menciutkan nyali anda menulis buku. Pembaca tidak perlu tahu cara dan teknik anda menulis buku. Persetan, dengan teknik! Pembaca hanya tahu, anda sudah menghasilkan buku berturut-turut. Pembaca tidak ingin mengetahui kesusahan anda menulis buku! Mereka hanya tahu, anda penulis buku produktif dengan gaya tang khas anda sendiri!

Sembilan kesalahan besar itu umumnya dialami banyak orang di masa lalu. Saya dulu terperangkap dalam sembilan kesalah itu, sehingga puluhan tahun umur saya kosong dari karya!

Saya berharap anda tidak mengulangi 9 kesalahan yang telah saya buat. Saya menungkapkan semuanya, agar anda menjadi pengarang buku secara produktif sebagaimana yang kini saya alami.

Pengalaman hidup memang mahal. Karena harus ditebus dengan umur yang mahal dan telah terbuang sia-sia! Tanpa karya sama sekali!
Saya ingin sekali anda memproduksi buku-buku sebagai bukti bagi generasi berikutnya bahwa anda pernah hidup di atas dunia ini.
Tidak hanya itu.
Buku adalah bentuk amal saleh, amal jariah yang pahalanya mengalir abadi setelah adan pulang kembali kepada Allah Swt di negeri akhirat. Pahalanya terus mengalir dan anda menikmati manfaatnya, karena buku anda ternyata sangat berguna dan membimbing banyak orang yang masih hidup di dunia.

klik : bukumilyarder.blogspot.com

3 Teknik Bagus Membuat Kalimat Bagus agar Anda dapat Membuat Buku secara Produktif.(Karya ke 3)

By Yudi Pramuko, only in Indonesia ( Sabtu 15 Nopember 2008)

Anda kesulitan membuat kalimat yang efektif? Jangan ragu. Saya akan menunjukkan kepada anda caranya. Banyak orang sukar mengarang buku. Padahal buku itu terdiri dari halaman. Halaman terdiri dari kumpulan paragraf. Paragraf terdiri atas kalimat. Nah, kunci menciptakan buku dimulai dari membuat kalimat. Mengapa harus susah-susah membuat kalimat. Inilah tiga teknik membuat kalimat.

Teknik ke 1 :
BUATLAH KALIMAT DENGAN JUMLAH KATA TIDAK LEBIH DARI 9 (SEMBILAN) KATA.

Kalau kalimat yang anda buat lebih dari 9 kata, agar sukar orang memahami maksud anda dengan segera.

Contoh kalimat ke 1: Saya mengklik formulabisnis.com. Kalimat ini hanya tiga kata. Bagus!
Contoh kalimat ke-2: Saya mengklik formulabisnis.com, terbukalah halaman pertama yang sangat mengesankan dan mendebarkan siapa saja yang ingin memulai bisnis melalui internet.

Kalimat ini panjang, terdiri dari 19 kata. Napas pembaca anda paksa semakin panjang. Pembaca lelah. Kalimat panjang itu bisa anda pangkas menjadi beberapa kalimat. : Saya mengklik formulabisnis.com, terbukalah halaman pertama yang sangat mengesankan. (9 kata).
Selain mengesankan (2 kata), formulabisnis.com mendebarkan siapa saja ( 5 kata), khususnya yang ingin memulai bisnis melalui internet (7 kata). Kalimat ini terdiri atas 14 kata, namun dipisahkan dengan tanda (,), sehingga napas pembaca lebih teratur, karena hanya mengunyah kalimat yang pendek, dipendekkan oleh tanda koma.

Teknik ke 2 :

BUATLAH KALIMAT DENGAN AWALAN ME, BUKAN AWALAN DI

Contoh kalimat ke 1: Saya membuka situs formulabisnis.com karya Joko Susilo. Kalimat ini lebih lugas, lebih aktif, lebih efektif dibandingkan dengan dengan kalimat: Situs formulabisnis.com karya Joko Susilo dibuka oleh saya.
Contoh kalimat ke 2 : Joko Susilo mengecek saldo akhir tabungan miliknya. Ini lebih bagus daripada kalimat: Saldo akhir tabungan milik Joko Susilo dicek olehnya.

Teknik ke 3 :

BERIKAN PERBANDINGAN, CONTOH, KIASAN DI DALAM KALIMAT.

Contoh kalimat ke 1: Tendangan Eto’o bagaikan badai, menjebol gawang lawan. Kata badai bikin kalimat lebih hidup, lebih plastis dibandingkan kalimat ini : Tendangan Eto’o sangat keras, menjebol gawang lawan.
Contoh kalimat ke 2: Dengan mata terbuka bercahaya seperti mata elang, berdiri tegak, dada membusung, tangan terikat ke belakang di sebuah tiang, Imam Samudera menyongsong maut di depan reguk tembak.

Dengan menguasai ketiga teknik di atas, insya Allah anda dapat menyusun paragraf, halaman dan sebuah buku karya anda sendiri.
Selamat menulis setiap hari dengan cinta kepada Allah, dengan cinta yang menggebu!

3 Langkah agar Anda Menulis Buku Secepat Kilat (Karya ke 2)


By Yudi Pramuko ( Sabtu 15 Nopember 2008)

Sudah berapa buku yang anda hasilkan sepanjang hidup anda? Satu, dua, tiga buku? Atau anda belum menulis sebuah buku pun?

Saya ingin menunjukkan tiga langkah yang insya Allah membuat anda dapat menulis buku secepat kilat. Lalu, anda terbitkan sebagai karya anda sendiri. Banyak orang yang tidak tahu caranya menulis buku secepat kilat. Karena, mereka tidak yakin pada dirinya sendiri.

Langkah pertama, mulailah mengetik kalimat dengan membaca Bismillahir rohmanir rohim. Karena setipa perbuatan akan dicatat oleh Tuhan. Alangkah ruginya, jika pekerjaan anda menjadi sia-sia di dunia dan di akhirat, karena anda tidak kaitkan dengan Allah.

Langkah kedua, tulislah kerangka karangan, atau outline sementara atau susunan bab yang anda bikin sepintas lalu. Tidak usah sempurna. Namun judul buku dan kerangka hendaknya sudah anda persiapkan. Bayangkan, ada seorang pengarang wanita di Indonesia, sudah menyiapkan seribu judul, beberapa di antaranya dilengkapi dengan kerangkan karangan. Sehingga dia sudah bisa membayangkan isi bukunya. Anda dapat menulis buku dengan cara menuliskan judulnya dahulu beserta kerangkan karangannya. Anda cuku menuliskan semuanya dalam selembar kertas saja. Anda memiliki bayangkan 50 buku, misalnya, dalam 50 lembar kertas, yang berisi judul buku dan kerangkanya saja.
Kebanyakan orang tidak punya mimpi besar menjadi penulis produktif. Karena tidak punya tekad dan impian besar, ia tidak punya kerangka kerja, meskipun tertulis dalam selembar kertas.

Langkah ketiga, mulailah menulis dengan tidak memperhatikan tata bahasa. Teruslah menulis, meski banya salah ketik di sana-sini. Yang penting, targetkan tulisan harus jadi dulu lima halaman, misalnya. Setelah jadi baru anda koreksi. Mulailah dari bab mana saja yang bisa anda tulis lebih dulu. Bisa juga anda tulis kata pengantar dulu. Atau tulislan penutupnya dahulu. Atau tulislah profil dan curriculum vitae anda sendiri. Semua yang anda tulis harus dikerjakan dengan kecepatan tinggi sejak kalimat pertama. Maju terus saja, dengan kesalahan ketik di sana sini. Jangan menengok ke belakang, ke kalimat anda yang baru anda ketik. Anda harus selalu maju dengan kalimat-kalimat baru. Tulislah apa yang terasa di kandungan hati, yang terasa di kepala tanpa memperhatikan tata bahasa.

Dengan ketiga langkah inilah anda maju melangkah menjadi penulis buku dengan kecepatan kilat!